Kesibukan Menjadi Alasan???

By Septi Setiawati - 15.35

Terkadang saya berpikir tentang kehidupan saya yang tiada henti terus berlari. Dengan cara apapun, saya tidak bisa memutar balikkan waktu. Dengan saking banyaknya kesibukan, terkadang saya sulit untuk mengatur waktu saya, sampai-sampai saya tidak ada waktu untuk bersilaturahmi dengan teman maupun keluarga saya. Saya heran, mengapa bisa begitu? Padahal saya masih bisa menonton TV, bersantai-santai, dan jalan-jalan bersama someone.

Saya sering kesulitan mengatur jadwal saya sendiri. Saya sering menimbang-nimbang untuk mengambil pekerjaan. Karena, ketika awalnya saya menerima pekerjaan itu, tapi setelah saya jalani, saya merasa tidak sanggup. Mengapa saya merasa tidak sanggup, padahal saya sebenarnya bisa menjalankan semuanya. Saya sendiri heran mengapa saya sering begitu.

Namun, barusan saja saya mendengar perkataan teman saya yang sama-sama sibuk. Malah, saya pikir dia lebih sibuk dibandingkan saya. Dia kuliah, mengajar, berwirausaha, dan mengikuti organisasi. Dia bilang, "kalo melakukan sesuatu itu nggak usah dipikir-pikir, lakuin aja. Toh semuanya ada pola dan waktunya masing-masing. Kalo dipikir terus, nggak beres-beres kerjaannya". Saya tersentak, benar juga yang beliau katakan. Ternyata saya terlalu banyak berpikir tanpa melakukan. Ya, itu kuncinya. Saya terlalu berpikir tentang keasyikan diri sendiri. Dan saya juga tidak enjoy dengan pekerjaan saya.

Mungkin itu sebabnya, mengapa saya merasa tidak sanggup melakukan pekerjaan itu. Padahal kalau dipikir-pikir lagi, dulu saya selalu sibuk dan bisa mengatur waktu saya dengan baik. Mungkin sekarang saya terlalu berleha-leha dengan kehidupan saya. Saya harus berubah, kembali seperti dulu, dan menjadi lebih baik lagi.


"Gunakan waktumu dengan baik, jika tidak, dia akan jauh meninggalkanmu dengan tangan kosong."

  • Share:

You Might Also Like

0 comments